Unsur-unsur Kebudayaan Secara Universal

kebudayaan merupakan hasil cipta budidaya manusia, oleh karena itu kebudayaan m empunyai unsur sebagai berikut;
a. unsur cipta
unsur tersebut menimbulkan yang namanya ilmu pengetahuan, manusia merupakan makhluk yang sempurna yang di topang dengan mempunyai akal gorizi yaitu akal yang mampu berfikir kritis dan luas, manusia mempunyai sifat ingin tau terhadap segala sesuatu yang di temukan oleh panca indra manusia selalu mempunyai rasa penasaran terhadap sesuatu dang ingin mengetahui asal muasal sesuatu tersebut, dengan pertanyaan, dari mana, kenapa, bagaimana, kapan, apa, dan siapa.maka manusia menggunakan akal pikiranya untuk menemukan jawabannya, dengan demikian kita dapat membedakan fungsi dari akal manusia yaitu akal untuk mengenal dan akal untuk menimbulkan segala sesuatu.
Unsur-unsur Kebudayaan Secara Universal
b. unsur rasa
pada dasarnya unsur rasa tertuju kepada keindahan. rasa keindahan merupakan suatu rasa perangkaian dari berbagai bagian-bagian segala sesuatu, sehingga merupakan satu kesatuan yang lengkap mengandung keseluruhan. hal ini dapat di buktikan ketika kita melihat keindahan alam atau hasil karya seni seseorang.
c. unsur karsa
dengan unsur ini akan menimbulkan adanya religi, kesusilaan, hukum dan lain sebagainya. manusia menpunyai keinginan untuk hidup bahagia, aman ,tentram dan sempurna.
d.unsur bahasa
bahasa merupakan alat komunikasi antara makhluk sosial dan sebagai salah satu sarana untuk berinteraksi. di seluruh dunia ini manusia mempunyai bahasa tersendiri sesuai dengan bangsanya.
e. kesenian
kesenian dapat dibagi ke dalam dua bagian besar:
- seni rupa atau merupakan bentuk seni yang dapat  dinikmati oleh penglihatan mata, seperti contohnya: seni patung, seni tari,lukisan,seni olahraga dan lain-lain.
-seni suara atau kesenian yang dapat dinikmati oleh telinga. contohnya seperti musik dan instrumental dan seni sastra.
f. sistem pengetahuan (knowledge)
sering orang menyamakan antara pengertian pengetahuan dan ilmu pengetahuan. padahal memiliki perbedaan yang mencolok. setiap kebudayaan akan mempunyai sistem pengetahuan. ilmu pengetahuan adalah langkah terakhir dalam perkembangan mental manusia dan boleh dianggap sebagai pencapaian tertinggi dan paling karakteristik di dalam kebudayaan manusia.
tiap-tiap bangsa mempunyai penetahuan mengenai:alam sekitar, alam floradan fauna beserta tempat tinggalnya, zat-zat, bhan- bahan mentah dan benda-benda yang ada di sekitarnya, tubuh manusia,sifat-sifat dan kelakuan manusia dan ruang beserta waktu.
g. sistem religi
penggunaan istilah sistem religi(bukan religi atau agama saja), religi merupakan suatu kompleks dari banyak unsur yang semuanya menjadi suatu sistem/tata tertentu. semua aktivitas manusia yang bersangkut paut dengan religi berdasarkan atas suatu getaran jiwa(religious emotion). religious emotion menyebabkan suatu benda, gagasan atau perbuatan mendapat nilai-nilai kramat (sacread value). seperti contoh; gamelan kyai guntur madu, kalau kita lihat secara fisik hanyalah seperangkat gamelan seperti yang lainnya, tetapi oleh mereka yang mengalami religious emotion, gamelan tersebut mendapatkan tempat tersendiri di dalam batinya.
adapun unsur penting di dalam religi sebagai berikut: sistem kepercayaan dan sistem upacara keagamaan.
 

Definisi perencanaan pembangunan wilayah

perencanaan wilayah adalah suatu perencanaan dan pemanfaatan suatu ruang wilayah dan perencanaan aktivitas serta mengoptimalkannya sesuai fungsi pada wilayah tersebut. untuk perencanaan ruang wilayah tersebut tercakup pada kegiatan perencanaan tata ruang, sedangkan perencanaan aktivitas pada ruang wilayah yang spesifikasi meliputi aktivitas ekonomi tercakup dalam bidang tersendiri.
isi ilmu perencanaan pada umumnya terdiri atas tiga kategori pengetahuan, diantaranya subtance,methods dan tools. subtance menyangkut materi pembelajaran (isi). methods menyangkut proses atau prosedur untuk mengatasi atau mencari solusi dari permasalahan. yang terakhir yaitu tools merupakan alat analisis yang di perlukan dalam mengkaji materi maupun dalam proses atau prosedur mengatasi permasalahan tersebut.
A. Apakah Yang Dimaksud Dengan Perencanaan?
perencanaan da[at diartikan menjadi suatu hal yang berbeda bagi orang yang berbedapula. namun bagi orang yang sudah mempunyai profesi tertentu perencanaan dapat diartikan sebagai suatu keakhlian khusus yang memerlukan keahlian tertentu,yang bersifat cukup rumit, banyak menguras tenaga,pikiran dan waktu. akan tetapi bagi orang lain perencanaan dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan sehari-hari , tidak rumit, dan bahkan orang tersebut tidak menyadari bahwasanya dia telah melakukan sebuah perencanaan.
tapi ada definisi sederhana yang menyatakan bahwa perencanaan merupakan menetapkan suatu tujuan dan memilih langkah langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. definisi tersebut sebenarnya tidak salah, tapi tidak mampu memberi gambaran atas suatu perencanaan yang rumit dan luas.
pada tingkatan selanjutnya perencanaan dapat didefinikan sebagai menetapkan suatu tujuan yang dapat di capai setelah memperhatikan faktor-faktor pembatas dalam mencapai tujuan tersebut memilih serta menetapkan langkah- langkah untuk mencapai tujuan tersebut.pada tingkatan ini pun perencanaan itu masih termasuk kategori perencanaan yang sederhana.
dengan demikian definisi perencanaan wilayah dapat diartikan sebagai Mengetahui dan menganalisis kondisi saat ini, meramalkan perkembangan sebagai faktor nonkontrolable yang relevan, memperkirakan faktor-faktor pembatas, menetapkan tujuan dan sasaran yang di perkirakan dapat di capai, menetapkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut serta menetapkan lokasi dari berbagai kegiatan yang akan di laksanakan.
B. Urutan Langkah-langkah Dalam Perencanaan wilayah
perencanaan wilayah setidaknya memerlukan unsur-unsur yang urutan atau langkah-langkahnya sebagai berikut:
1.gambaran identifikasi saat ini dan identifikasi persoalan, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. tujuannya untuk dapat menggambarkan kondisi saat ini dan permasalahan yang dihadapi, mungkin di perlukan kegiatan pengumpulan data terlebih dahulu baik data sekunder maupun data primer.
2.tetapkan visi, misi dan tujuan umum. yang mana hal tersebut diharuskan merupakan kesepakatan bersama sejak awal.
3.identifikasi pembatas dan kendala yang sudah ada saat ini maupun yang diperkirakan akan muncun pada masa yang akan datang.
4. proyeksi berbagai variable yang terkait, baik yang bersifat controlable maupun yang non controlable( dapat dikendalikan dan diluar jangkauan).
5.tetapkan sasarang yang dapat di capai dalam kurun waktu tertentu, yaitu berupa tujuan yang dapat di ukur.
6. mencari dan mengevaluasi berbagai alternatif untuk mencapai sasaran tersebut. namun perlu di perhatikan dalam mencari alternatif perlu di perhatikan keterbatasan dana dan faktor produksi yang tersedia.
7. memilih alternatif yang terbaik, termasuk menentukan berbagai kegiatan pendukung yang akan di laksanakan.
8. menetapkan lokasi dari berbagai kegiatan yang akan di laksanakan.
9. menyusun kebijakan dan setrategi agar kegiatan pada tiap lokasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
C. Tujuan Dan Manfaat  Perencanaan Wilayah
1. perencanaan wilayah haruslah mampu menggambarkan proyeksi dari berbagai kegiatan ekonomi dan penggunaan lahan di wilayah tersebutdi masa yang akan datang.
2. dapat membantu atau memandu para pelaku ekonomi untuk memilih kegiatan apa yang perlu dikembangkan di masa yang akan datang dan dimana lokasi seperti itu tersebut masih diizinkan.
3. sebagai acuan bagi pemerintah untuk mengendalikan atau mengawasi arah pertumbuhan kegiatan ekonomi dan arah penggunaan lahan.
4. sebagai landasan bagi rencana- rencana lainnya yang lebih sempit tapi lebih detail, misalnya perencanaan sektoral dan perencanaan prasarana.
5.  lokasi itu sendiri dapat di gunakan untuk berbagai macam kegiatan,penetapan kegiatan tertentu pada lokasi tertentu haruslah memberi nilai tambah maksimal bagi seluruh masyarakat, artinya dicapai suatu manfaat optimal dari lokasi tersebut.
C. Bidang-bidang yang tercakup dalam perencanaan wilayah
1. subbidang perencanaan ekonomi sosial wilayah, dapat dispesifikasi lagi sebagai berikut: ekonomi sosial wilayah (mencakup hal-hal mendasar dan berlaku umum), ekonomi sosial perkotaan (mencakup hal-hal plus masalah spesifik perkotaan), dan ekonomi sosial pedesaan(mencakup hal-hal plus masalah plus tentang pedesaan)
2. subbidang perencanaan tata ruang atau tata guna lahan dapat di perinci atas:detailed design lahan untuk wilayah yang lebih sempit, termasuk perencanaan teknis terutama di wilayang perkotaan (misalnya untuk pengaturan IBM), tata ruang tingkat kecamatan atau desa, tingkat kabupaten atau kota, tingkat provinsi dan tata ruang tingkat nasional.
3. subbidang perencanaan khusus seperti: perencanaan lingkungan, perencanaan pemukiman atau perumahan, dan perencanaan transportasi.
4. subbidang perencanaan proyek (site planing) seperti: perencanaan lokasi proyek pasar, pendidikan, rumah sakit, real estate, untuk proyek pertanian dan sebagainya.

faktor- faktor yang mempengaruhi kebudayaan

faktor- faktor yang mempengaruhi kebudayaan
kebudayaan merupakan suatu unsur yang menjadi ciri dari suatu bangsa baik secara fisik maupun emosionalnya, didalam pengembangannya yaitu di pengaruhi oleh banyak faktor. yaitu diantaranya:
1. faktor ras
pengertian ras di bagi menjadi dua bagian ada ras superior yaitu ras yang mampu menciptakan kebudayaan . dan yang ke dua yaitu ras imperior dimana ras imperior yaitu ras yang mampu mempergunakan hasil budaya dan menurut saja. oleh karena itu ras merupakan suatu faktor yang sangat mendukung tehhadap perkembangan suatu kebudayaan, yang mana harus ada dorongan dari induvidu manusia untuk membentuk kebudayaan tersebut. peran ras dalam mempengaruhi suatu kebudayaan tidak akan efektif  tanpa di dorong dengan kesadaran individu seseorang yang menjadi subjek dalam pengembangan kebudayaan.
suatu ras akan mengalami kemajuan bilamana setiap individu yang ada di dalamnya cakap dan mampu menghasilkan kebudayaan, maka ras tersebut akan nampak dan akan terdapat suatu kebudayaan yang meningkat pesat. namun sebaliknya bilamana jiwa individu yang ada di dalam ras tersebut tidak membuat suatu kebudayaan maka ras tersebut akan lamban dalam perkembangan kebudayaannya.
2. faktor lingkungan geografis
jika kita cermati faktor yang kedua ini terdapat kalimat "geografis" yang mana dengan kata tersebut kita akan dapat mengartikan/mendeskripsikan bahwasanya hal ini akan bersangkutan dengan fenomena geosfernya seperti keadaan tanah, iklim, suhu udara, dan yang lainnya yang menyankut dengan alam dimana manusia bertempat tinggal. oleh karena itu lingkungan alam sangat mempengaruhi suatu kebudayaan daerah tertentu. misalanya orang yang tinggal di daerah yang iklimnya tropis dalam segi pakaiannya akan berbeda dengan orang yang tinggal di daerah yang suhunya subtropis.
3. faktor perkembangan teknologi
era globalisasi ini merupakan era yang berba modern dan terjadinya perkembangan teknologi ynag sangat pesat. tingkat perkembangan teknologi merupakan suatu faktor yang mempengaruhi kebudayaan. semakin pesat dan tinggi tingkat teknologi manusia, maka pengaruh lingkungan geografis akan semakin berkurang terhadap perkembanagan suatu kebudayaan. dikarenakan dengan teknologi yang mutakhir dapat mempermudah suatu bangsa untuk mengatasi lingkungan alam.
4. faktor hubungan antar bangsa
hubungan antar bangsa mempunyai suatu pengaruh yang signifikan terhadap kebudayaan. dapat kita buktikan dengan adanya peristiwa berikiut ini:
- perembasan kebudayaan secara damai (penetration pasifique)
hal tersebut terjadi dikarenakan adanya imigran dan menetap di negara lain. mereka membawa kebudayaan mereka dan diterima oloh bangsa di negri tersebut tanpa menimbukan kegoncangan masyarakat penerima.
- akulturasi (culture contact)
akulturasi merupakan proses persilangan unsur kebudayaan asing dengan kebudayaan setempat dan di cerna menjadi kebudayaan sendiri.
- difusi kebudayaan
difusi kebudayaan merupakan penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari suatu tempat ke tempat lain.
- culture creisse
merupakan perkawinan antara dua unsur budaya di suatu tempat yang merupakan diluar ke dua tempat kebuyaan tersebut.
5. faktor sosial
lapisan masyarakatdan hubungan interaksi sosial diantara suatu warga  akan membentuk suatu watak dan ciri-ciri dari masyarakat tersebut. hubungan antara anggota masyarakat dengan sesamanya akan mempunyai pengaruh terhadap kebudayaan seperti halnya pada masyarakat yang masih mempunyai jenjang dimensi stratifikasi sosial tersebut.
6. faktor religi
keyakinan yang dimiliki suatu masyarakat yang diyakini sejak lama maka akan sulit hilang dengan begitu saja. penghilangan suatu bentuk kebiasaan akan membutuhkan keberanaian dari individu- individu sebagai kreatifator dan inovator dalam pembangunan.
7. faktor prestige
faktor tersebut umumnya bersifat individual yang di populerkan di dalam kehidupan sosial. konkritisasi dari faktor tersebut akan mempunyai efek negative berupa pemaksaan diri ataupun keluarga, seperti halnya perayaan dan pesta besar besaran, kejadian tersebut secara ekonomis tidak bisa di pertanggung jawabkan.
8. faktor mode
faktor ini bukanlah sebagai motif ekonomi melainkan hasil budaya pada saat-saat tertentu. ini lebih bersifat temporer sebagai siklus yang terus menerus. faktor ini sedikit banyak berpengaruh terhadap kebudayaan.

ilmu kosmografi dan definisi

kosmografi meruakan cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang jagat raya meliputu; bintang, galaxy